Cara Menanam Cabe Dari Biji Hingga Panen

Cara Menanam Cabe Dari Biji Hingga Panen – Cabe atau dalam bahasa inggris nya disebut dengan chili adalah jenis tanaman yang dapat dikategorikan sebagai sayuran atau bumbu-bumbuan. Cabe sering digunakan sebagai bumbu untuk mendapatkan rasa yang pedas alami. Banyak orang yang menggemari masakan pedas. Karena makan makanan yang pedas dapat membuat nafsu makan menjadi bertambah atau meningkat. Contoh masakan daerah di Indonesia yang terkenal pedas nya adalah Masakan Padang. Tentu banyak orang yang mengetahui tentang Masakan Padang. Masakan khas suatu daerah yang menjamur di mana-mana dan terkenal dengan ciri khas rasanya yaitu dengan rasa yang pedas.

cara menanam cabe dari biji

Selain sebagai bumbu untuk suatu masakan atau hidangan, cabe merupakan jenis tanaman yang nilai ekonomi nya termasuk menjanjikan. Banyak petani yang sukses dan dapat meraup keuntungan hanya dengan bertani tanaman cabe. Pasalnya cabe merupakan kebutuhan sehari-hari. Namun tidak semua petani dapat membudidayakan tanaman cabe karena proses yang rumit dan perawatannya yang susah.

Dalam perhitungannya, petani cabe tetap bisa mendapatkan penghasilan atau keuntungan di saat harga cabai di bawah rata-rata atau mencapai harga yang paling rendah. Coba Anda bayangkan di saat harga cabe menanjak tajam hingga 10 kali lipat tentu keuntungannya pun juga akan mendapatkan beberapa kali lipat dari saat harga cabe yang sangat murah.

Faktor yang menyebabkan harga cabe menjadi murah yaitu biasanya karena faktor cuaca yang mendukung pada saat penanaman.Dan banyaknya petani yang berhasil membudidayakan cabe sehingga berlebihnya suplai cabe di pasaran dari petani. Namun faktor yang dapat membuat harga cabe menjadi meningkat tajam adalah di sebabkan oleh faktor cuaca yang ekstrim. Faktor cuaca yang ekstrim berakibat pada banyaknya penyakit yang menyebar seperti busuk batang, bule dan pathek. Semua jenis penyakit tersebut hingga sekarang belum ada yang mendapatkan solusi dan yang menemukan obatnya. Hanya penanganan saja yang dilakukan oleh petani yaitu dengan cara penyemprotan menggunakan obat anti hama sebagai pembunuh hama. Selain itu juga dapat dilakukan dengan cara pengolahan lahan yang baik dan benar agar tanaman tetap menjadi subur dan stabil pertumbuhannya.

Langkah-langkah Cara Menanam Cabe Dari Biji

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam cara menanam cabe dari biji, yaitu:

1. PEMILIHAN BENIH

Benih di pilih dari cabe yang matang pada pohonnya yaitu dengan ciri-ciri cabe yang berwarna merah pada pohon. Pemilihan cabe tersebut sangat berpengaruh terhadap baik atau buruknya bibit yang bertumbuh saat proses penyemaian. Cabe yang berubah menjadi merah disebabkan karena cabe sudah matang dan menua. Untuk mengolah cabe agar menjadi benih yang siap untuk proses penyemaian ialah simak langkah-langkah berikut ini:

  1. Cabe yang sudah matang kemudian dikupas kulitnya.
  2. Setelah itu pisahkan biji cabe dari dalam kulit nya.
  3. Kupas bawang putih, kemudian haluskan.
  4. Masukkan bawang putih yang sudah dihaluskan ke dalam air kemudian aduk hingga benar-benar tercampur rata.
  5. Masukkan biji cabe yang sudah kering ke dalam air yang sudah tercampur bawang putih.
  6. Rendam biji cabe kurang lebih 1 malam.
  7. Di pagi harinya pisahkan biji cabe yang mengapung dan yang tenggelam. Biji cabe yang digunakan adalah biji cabe yang tenggelam.
  8. Biji cabe kemudian ditiriskan.
  9. Jemur biji cabe di bawah sinar matahari secara langsung dan pastikan kalau biji cabe benar-benar kering. Penjemuran bisa mencapai hingga beberapa hari.

2. MENGOLAH LAHAN

Ada berbagai macam lahan yang dapat digunakan dalam cara menanam cabe dari biji. Bisa menggunakan lahan bedengan, pot, polybag, dan hidroponik. Berikut ini adalah beberapa langkah untuk cara mengolah lahan:

A. Cara Mengolah Lahan Bedengan

Bedengan adalah lahan tanah yang digunakan sebagai media tanam yang ditutupi menggunakan plastik mulsa. Lahan bedengan pada umumnya dapat digunakan sebagai sistem tanam tumpangsari. Sistem tanam tumpangsari adalah sintem bertanam dalam satu lahan bedengan dengan berbagai macam tanaman. Yaitu contohnya dalam satu lahan bedengan terdapat tanaman cabe, sawi, loncang, kacang-kacangan, seledri dan masih banyak lagi yang lainnya. dan bedengan ini merupakan salah satu faktor keberhasilan cara menanam cabe dari biji. Nah berikut ini adalah cara mengolah lahan bedengan hingga siap untuk ditanam:

  1. Tanah digemburkan dengan cara di bajak atau di cangkul dengan kedalaman minimal 25 cm.
  2. Setelah tanah selesai digemburkan maka selanjutnya tanah dibentuk berupa kotak dan memanjang. Tanah diukur dengan lebar sekitar 80 cm atau sesuai dengan ukuran lebar plastik mulsa. Beri jarak antar bedengan yaitu sekitar 50 cm dan panjang disuaikan dengan tanah yang akan ditanami.
  3. Setelah tanah selesai dibentuk maka langkah maka langkah selanjutnya yaitu proses pemupukan. Sebelum proses pemupukan di mulai jika tanah terlalu lembab maka tanah bisa ditaburkan kapur khusus tanah terlebih dahulu. Pemberian kapur khusus tanah ini berguna untuk menyerap kandungan air yang berlebihan di dalam tanah. Setelah itu diatas taburan kapur tanah selanjutnya ditambahkan pupuk kandang atau pupuk kompos dengan ketebalan minimal 5 cm. Di atas pupuk kandang bisa ditambahkan pupuk urea dan taburan pupuk KCL.
  4. Setelah proses pemupukan sudah selesai maka langkah selanjutnya yaitu proses penutupan menggunakan tanah. Tanah digunakan untuk menutup pupuk dengan ketebalan sekitar 5 cm hingga membentuk gundukan.
  5. Langkah selanjutnya yaitu proses penutupan menggunakan plastik mulsa. Plastik diukur sesuai dengan panjang bedengan yang sudah terbentuk seperti pada keterangan di atas tadi. Kemudian tutupkan ke dalam tanah bedengan yang sudah selesai di olah pada keterangan di atas.