Cara Menanam Cabe Dari Biji Hingga Panen

B. Cara Mengolah Tanah Untuk Pot Atau Polybag

Agar cara menanam cabe dari biji dapat berhasil, maka sebelum cabe anda tanam, terlebih dahulu tanah harus diolah.Untuk mengolah tanah sebagai media pot atau polybag yaitu pada dasarnya adalah sama. Yang membedakan hanyalah tempat atau wadah yang digunakan sebagai bertanam. Berikut ini adalah langkah cara mengolah tanah untuk pot atau polybag:

  1. Siapkan bahan-bahan seperti: tanah, pupuk kompos atau pupuk kandang, pot atau plastik polybag dan pupuk KCL.
  2. Campurkan tanah dengan pupuk kompos atau kandang dengan perbandingan 1:1. Campurkan bahan tersebut hingga rata.
  3. Ayak atau saring bahan yang sudah tercampur menggunakan ayakan yang terbuat dari srtimin berukuran 0,5 cm.
  4. Setelah semua bahan-bahan tercampur hingga rata maka langkah selanjutnya tambahkan 1 sendok makan pupuk KCL dalam setiap 1 polybag atau pot.
  5. Masukkan bahan yang sudah tercampur hingga rata ke dalam polybag atau pot yang sudah dipersiapkan. Tanah tidak perlu dipadatkan agar tanah di dalam pot atau polybag tetap gembur.

cara menanam cabe dari biji

3. POT BIBIT

Sebelum dilakukan proses penyemaian benih cabe maka perlu disiapkan yaitu pot bibit. Pot bibit ini bertujuan sebagai wadah atau tempat penyemaian. Pot bibit berasal dari plastik pot bibit kecil yang di isi dengan tanah yang sudah di olah dengan sedemikian rupa. Berikut adalah proses cara membuat pot bibit:

  1. Siapkan bahan-bahan seperti: plastik pot, tanah gembur, pupuk kandang atau pupuk urea, dan KCL.
  2. Campurkan tanah, pupuk kandang atau urea dan KCL dengan perbandingan 10:1:1 hingga merata.
  3. Setelah semua tercampur hingga rata maka saring bahan tersebut menggunakan ayakan berukuran 0,5 cm. Penyaringan bertujuan untuk menyaring bahan-bahan kasar dan campuran tersebut menjadi lembut.
  4. Masukkan tanah campuran ke dalam plastik pot dan tidak perlu dipadatkan. Cara memasukkan campuran tersebut dengan cara seakan-akan menaburkan ke dalam plastik pot. Sekarang plastik pot siap untuk digunakan sebagai proses penyemaian.

4. PENYEMAIAN

Penyemaian merupakan tahap awal dari cara menanam cabe dari biji. Untuk proses penyemaian banyak petani yang belum menguasainya. Selain prosesnya yang rumit, penyemaian juga membutuhkan ketelitian saat mengolahnya. Banyak petani yang merasa tidak telaten untuk mengolahnya sehingga banyak petani yang memilih membeli bibit pada tempat pembibitan. Agar Anda dapat menguasai proses penyemaian benih cabe hingga menjadi bibit cabe yang siap untuk ditanam. Simaklah ulasan di bawah ini tentang cara penyemaian benih cabe:

  1. Sebelum langkah penyemaian dilakukan, sebaiknya tanah pada plastik pot di siram terlebih dahulu. Penyiraman dilakukan menggunakan air biasa dan bertujuan agar tanah menjadi lembab.
  2. Setelah tanah pada plastik pot basah dengan merata, maka selanjutnya pemberian benih cabe. Benih cabe dimasukkan ke dalam pot bibit secara teliti yaitu setiap satu pot bibit bisa di isi 1 atau 2 benih.
  3. Kemudian tutup pot bibit menggunakan dedaunan atau plastik mulsa selama kurang lebih 1 minggu. Penutupan bertujuan agar tanah selalu terjaga suhu dan tingkat kelembabannya.
  4. Buka penutup saat usia penyemaian 1 minggu maka benih sudah mulai bertumbuh.
  5. Lakukan penyiraman setiap hari hingga bibit cabe siap untuk di tanam yaitu berusia 4 minggu atau 1 bulan.

5. PENANAMAN

Dalam proses penanaman bibit cabe adalah sama dengan proses penanaman tanaman yang lainnya. Karena hal yang paling sulit adalah saat pengolahan lahan, penyemaian dan perawatan. Untuk proses penanaman cabe yaitu sangat mudah. Berikut adalah cara menanam bibit cabe yang sudah siap untuk di tanam:

  1. Buatlah lubang pada lahan yang sudah di olah, bisa di ladang bedeng, pot atau polybag.
  2. Robek dan lepas plastik pot yang digunakan untuk proses penyemaian.
  3. Tanam bibit cabe dan pastikan kalau bibit benar-benar berdiri dengan tegak.

6. PERAWATAN

Perawatan juga merupakan salah satu faktor keberhasilan dari cara menanam cabe dari biji, jika langkah ini anda abaikan maka tanaman cabe pun pasti akan mengalami kegagalan. Setelah semua proses dilakukan hingga proses penanaman selesai, maka langkah selanjutnya yaitu dilakukan proses perawatan. Berikut ini adalah langkah-langkah dan cara untuk perawatan tanaman cabe hingga panen:

  1. Saat usia tanaman cabe sekitar 2 minggu maka perlu dilakukan pengecoran pada tanah untuk bertanam. Pengecoran dilakukan setiap 1 minggu hingga 2 minggu sekali sampai tanaman cabe bertumbuh bunga.
  2. Pada usia tanaman cabe sekitar 2 bulan maka diberi ajir atau lanjaran pada setiap satu tanaman cabe. Pemberian ajir berguna sebagai penyangga tanaman cabe ketika sudah berbuah.
  3. Saat usia tanaman cabe memasuki usia 3 bulan maka tanaman cabe dikaitkan dengan ajir menggunakan tali.
  4. Ketika tanaman cabe sudah bertumbuh bunga maka pengecoran diganti dengan penyemprotan. Penyemprotan menggunakan ramuan campuran yaitu meliputi anti hama, anti ulat dan pastinya penyubur buah. Penyemprotan dilakukan setiap satu minggu sekali hingga panen.
  5. Jika telah memasuki masa panen maka perlu dilakukan penyemprotan setiap satu hari setelah panen.

7. PANEN

Proses panen cabe bisa dilakukan berulang-ulang dan alangkah baiknya dilakukan setiap 5 hari sekali secara rutin. Cabe bisa di panen hingga beberapa kali yaitu sekitar 20 kali bahkan bisa lebih. Tingkat kesuburan tanaman cabe ditentukan dari cuaca, pengolahan lahan, dan perawatan.

Sekian ulasan dari kami tentang cara menanam cabe dari biji hingga panen beserta pengolahan lahan dan perawatannya. Semoga selalu bermanfaat bagi Anda semua yang mencintai pertanian dan belajar bertani. Jika anda ingin membaca artikel kami lainnya tentang hal pertanian, silahkan kunjungi web kami di www.belajarbertani.com. Terima kasih….!!!