Cara Menanam Jagung Yang Baik Dan Benar

Cara menanam jagung yang baik dan benar – Pada dasarnya untuk proses menanam jagung adalah semuanya sama, baik dari proses pengolahan lahan hingga perawatannya, baik itu dari jenis jagung manis, jagung hybrida hingga jenis jagung putih atau jenis jagung biasa, hanya proses dan waktu pemanenan saja yang berbeda. Pada saat ini saya akan membahas tentang proses menanam jagung yang baik, akan tetapi saya akan membahas tentang jagung dengan bahan materi dasar yaitu dari jenis jagung putih atau jagung biasa. Sebelum kita membahas tentang cara menanam jagung yang baik, mari kita cari tahu dan membahas terlebih dahulu tentang jagung putih atau jagung biasa terlebih dahulu.

cara menanam jagung yang baik dan benar

Jagung putih atau jagung biasa adalah jenis jagung yang berwarna putih, jenis jagung ini biasanya dijadikan tepung untuk campuran jenis masakan tertentu atau bisa dijadikan juga sebagai nasi jagung. Pada zaman modern saat ini peminat untuk jenis jagung ini sudahlah tidak banyak, begitu pula untuk petaninya, melainkan petani sudah memikirkan tananam yang cocok untuk zaman modern seperti zaman sekarang ini yaitu contohnya menanam tanaman yang konsumtif atau tananam yang sesuai kebutuhan pasar, akan tetapi justru karena semakin berkurangnya petani jenis jagung putih maka akan lebih luas juga untuk kesempatan pemasarannya. Berikut akan saya berikan ulasan tentang proses beserta keterangannya mengenai tentang cara menanam jagung yang baik dan benar.

Panduan Cara Menanam Jagung Yang Baik dan Benar agar Berhasil

Berikut ini merupakan langkah-langkah dan proses perawatan yang harus di perhatikan untuk cara menanam jagung yang baik dan benar agar dapat berhasil yaitu :

  1. Buatlah lubang menggunakan cangkul jangan terlalu dalam, hanya cukup untuk meletakkan pupuk sekitar satu kepal orang dewasa.
  2. Setelah pelubangan sudah selesai, maka langkah selanjutnya yaitu pemberian pupuk kandang seperti yang saya sebutkan seperti diatas tadi, yaitu sebanyak sama dengan satu kepal tangan orang dewasa.
  3. Diatas pupuk diberi pupuk urea yang sudah dicampur yaitu antara warna hitam dan warna putih, pemberian pupuk urea yang sudah dicamur tersebut yaitu sebanyak satu sendok teh.
  4. Setelah itu yaitu langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah peletakan biji jagung yang sudah dikeringkan. Peletakan biji jagung ini setiap satu lubang di beri sekitar 2 biji atau 3 biji, agar setiap lubang tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit. Dan pemberian biji tersebut bertujuan untuk menjaga jika ada biji yang tidak tumbuh maka masih ada biji lain yang bisa tumbuh didalam satu lubang yang sama.
  5. Dalam kurun waktu di sekitar 1 minggu maka bibit biji jagung akan mulai tumbuh. Pertumbuhan bibit biji jagung ditantai dengan bertumbuhnya kecambah.
  6. Setelah bibit biji jagung mulai tumbuh, maka langkah selanjutnya yaitu proses perawatan, sebaiknya disaat proses pertumbuhan jagung belum terlalu dewasa alangkah baiknya bibit jagung ditutupi menggunakan penutup, contoh untuk dijadikan penutup yaitu menggunakan gedebok pisang yang sudah dipotong dengan ukuran lebar sekitar 10 cm. Penutupan ini bertujuan agar bibit jagung tidak rusak ketika cuaca ekstrim seperti contohnya saat hujan lebat, karena bibit jagung bisa patah karena masih rapuh.
  7. Saat bibit jagung mulai bertumbuh dewasa yaitu disekitar usia 1 bulan hingga 2 bulan, maka langkah selanjutnya adalah pemberian pupuk urea yang berwarna putih, pemberian pupuk jangan terlalu dekat yaitu berjarak disekitar 5 cm, karena jika jarak terlalu dekat maka bibit jagung justru akan mati.
  8. Pada usia 70 hari maka bunga pada tanaman jagung akan mulai tumbuh, bunga ini menandakan bahwa tanaman jagung akan segera berbuah.
  9. Tanaman jagung tunggu hingga berusia 80 hari, maka bunga pada tanaman jagung yang sudah tumbuh akan berubah menjadi buah jagung atau bisa disebut juga jagung muda.
  10. Setelah jagung muda mulai tumbuh, langkah selanjutnya yang harus diperhatikan yaitu pembersihan daun jagung pada saat usia jagung 90 hari. Daun yang berada dibawah tangkai jagung muda sebaiknya dibersihkan atau di petik, hal ini berguna agar pertumbuhan jagung dapat maksimal dan juga jagung bisa tua secara merata.
  11. Pada usia jagung disekitar 100 hari, maka pohon yang ada diatas tangkai jagung harus dipetik, hal ini berguna agar jagung bisa tua lebih cepat, sehingga bisa lebih cepat juga untuk dipanen.
  12. Disekitar usia jagung pada 105 hari atau lebih, maka jagung bisa dipanen, biasanya pada usia tersebut jagung sudah tua secara merata.

Proses pemanenan sangatlah mudah, yaitu jagung dipetik tepat pada tangkai jagung diantara jagung dan pohonnya, cukup hanya menggunakan tangan bisa dipetik. Demikianlah sedikit ulasan kami tentang cara menanam jagung yang baik dan benar, apabila ada kata-kata yang kurang pas atau belepotan harap dimaklumi.

Dan apabila anda ingin belajar tentang cara bertani dapat anda kunjungi website belajar bertani sudah kami ulas cara cara dan langkah-langkahnya. Selamat mencoba dan semoga sukses!!!