Cara Menanam Tomat Dari Biji Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Tomat Dari Biji – Tomat adalah jenis tanaman sayuran yang kaya akan manfaat, tomat bisa dijadikan obat sariawan, jus tomat, sayur tomat dan juga masih banyak manfaat yang lainnya dari tomat. Tanaman tomat dapat ditanam didataran tinggi, dataran sedang dan juga dataran rendah. Tomat adalah sayuran yang berbentuk bulat disertai biji yang menyerupai biji jambu/cabe, tomat mengandung banyak air didalamnya sehingga tomat rasanya menjadi segar walaupun rasa tomat adalah kecut namun dengan banyaknya kandungan air tersebut sehingga menjadi segar.

cara menanam tomat dari biji

Dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan ulasan tentang cara menanam tomat dari biji. Banyak petani yang belum menguasai tehnik ini maka dari itu saya akan memberikan ulasan tentang cara menanam tomat dari biji agar Anda bisa menghemat biaya yang digunakan untuk membeli bibit tomat yang sudah siap untuk ditanam.

Langkah-langkah Cara Menanam Tomat Dari Biji Agar Cepat Berbuah

Berikut ini simaklah dengan seksama ulasan tentang cara menanam tomat dari biji agar cepat berbuah:

A. Pembuatan Pot

Untuk menumbuhkan bibit biji tomat maka langkah pertama yang harus diperhatikan adalah membuat pot bibit terlebih dahulu, pot ini berguna untuk media biji tomat bertumbuh. Agar lebih jelas silahkan simak ulasan dibawah ini:

  1. Siapkanlah bahan-bahan untuk pembuatan pot terlebih dahulu, yaitu meliputi: plastik pot, tanah gembur, pupuk kandang/ pupuk urea dan pupuk KCL.
  2. Campurlah bahan-bahan yang sudah dipersiapkan beserta keterangannya yaitu tanah sebanyak 10 ember cat besar dengan pupuk kandang/urea 1 ember cat besar ditambah 1 kg pupuk KCL. Campurlah bahan-bahan tersebut hingga merata.
  3. Jika bahan-bahan tersebut sudah selesai maka langkah selanjutnya yaitu saring campuran tersebut menggunakan ayakan yang lembut yaitu bisa Anda buat menggunakan strimin yang berukuran 0,5 cm. Penyaringan tersebut bertujuan untuk menyaring bahan-bahan yang masih belum lembut dan juga menyakit ranting-ranting yang terdapat didalam pupuk atau tanah.
  4. Setelah semua pupuk sudah selesai maka langkah selanjutnya yaitu campuran yang sudah jadi dimasukkan kedalam plastik pot yang sudah dipersiapkan, tanah yang terdapat didalam pot sebaik jangan dipadatkan namun cukup dimasukkan saja. Sekarang pot sudah selesai dan sudah siap untuk dijadikan media pembibitan biji tomat.

B. Penanaman Biji

  1. Untuk penanaman biji sebaiknya langkah awal yang harus diperhatikan yaitu tanah yang terdapat pada plastik pot disiram terlebih dahulu menggunakan air biasa agar tanah didalam pot menjadi basah sehingga mendukung untuk bertumbuhnya biji.
  2. Setelah tanah didalam pot basah dengan merata yaitu langkah selanjutnya adalah bibit biji tomat dimasukkan kedalam pot tersebut.
  3. Kemudian tutuplah pot yang sudah diberi bibit biji tomat menggunakan plastik mulsa, penutupan tersebut bertujuan agar tanah didalam pot selalu lembab dan juga suhu selalu terjaga dengan stabil.
  4. Buka penutup tersebut setelah lima hari kemudian maka bibit tomat sudah mulai bertumbuh, setelah itu lakukan penyiraman tiap hari agar tanah selalu lembab dan diamkan hingga usia bibit menjadi 20 hari maka bibit akan siap untuk ditanam pada lahan bedeng atau yang lainnya.

C. Penanaman Bibit

Setelah proses pembuatan bibit sudah selesai maka langkah selanjutnya penanaman bibit pada lahan yang sudah di persiapkan tentunya. Penanaman bibit dapat dilakukan diberbagai media yaitu contohnya seperti media lahan bedeng, ladang, pekarangan rumah dan laainnya. Anda dapat menentukan media lahan tersebut sesuai dengan apa yang Anda inginkan dan tersedia disekitar Anda. Berikut ini saya berikan ulasan tentang cara menanam mulai dari bibit siap tanam hingga panen:

  1. Pilihlah bibit tomat yang sudah siap untuk ditanam pada lahan adalah bibit yang sudah berusia minimal 20 hari dari pertama bibit mulai tumbuh.
  2. Tanam bibit yang sudah dipersiapkan pada lahan tanam yang sudah diolah pastinya, pastikan bibit tomat dapat berdiri dilahan tanam dengan baik.
  3. Pada usia tanaman mencapai 10 hari dari tanam maka tanaman tomat sebaiknya disemprot menggunakan air yang sudah ditambahkan oleh ramuan obat anti jamur, pengobatan anti jamur tersebut dilakukan secara terus-menerus dengan jarak 3 hari sekali.
  4. Saat usia tanamam mencapai 15 hari maka disisi tanaman perlu diberikan tiyang penyangga, pemberian tiyang penyangga tersebut diberikan pada setiap sisi tanaman tomat, dan kemudian diberikan tali yang dikaitkan antara tiyang penyangga dengan tanaman tomat tersebut secara memanjang sesuai dengan lahan bedeng atau lahan tanam. Pemberian tali tersebut dilakukan secara berkala yaitu setiap 5 hari sekali, pemberian tali bisa mencapai 8 kali hingga 11 kali.
  5. Pada usia tanaman tomat mencapai 35 hari maka akan mulai bertumbuh tomat kecil, untuk itu penyemprotan perlu ditambahkan obat yaitu obat anti hama, obat anti jamur dan juga obat anti ulat. Ketiga obat tersebut dicampurkan dalam satu ramuan dan disemprotkan kepada tanaman tomat tersebut. Penyemprotan tetap dilakukan secara berkala.
  6. Tunggu hingga usia 2 bulan maka tomat akan siap dipanen.

Bagaimana? Cukup rumit bukan? Dengan tingkat kerumitan tersebut maka sedikit petani yang berminat untuk budidaya tomat, padahal permintaan tomat dipasar semakin besar namun suplai dari petani semakin sedikit maka dari itu harga tomat termasuk lumayan stabil dan dapat memberikan keuntungan bagi para petaninya.

Cukup sekian ulasan dari saya tentang cara menanam tomat dari biji semoga bermanfaat bagi Anda dimanapun berada. Jika anda ingin membaca koleksi artikel kami lainnya, silahkan anda baca disini. Selamat mencoba dan semoga sukses!!!